Tampilkan postingan dengan label Islam and Motivation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam and Motivation. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

Catatan Kecil....


Assalamu'alaykum, apa kabar kawan?
Semoga senantiasa dalam lindungan-Nya..kali ini Vii ingin berbagi tentang catatan kecil pasca mendengarkan suatu taujih... Semoga bermanfaat :)

Tentang Hati
1. Kitalah yang mampu menata dan memutuskan bagaimana hati kita
2. Keimanan dan amal sholeh itulah sumber ketenangan jiwa dan kebahagiaan
3. Berprasangka baiklah pada Allah dan sesama muslim
4. Seorang muslim adalah orang yang optimis akan masa depannya
5. Masalah akan besar atau kecil adalah tergantung dari bagaimana kita menanggapinya.
6. Teruslah mencari rahmat Allah, jangan pernah berputus asa
7. DZIKRULLAH, kapanpun dan dimanapun
8. Iman naik-> jika beramal sholih, iman turun->jika berbuat maksiat
9. Amal itu harus continue, walau sedikit tapi istiqomah
10. Menjaga keistiqomahan iman: jangan turutka malas, jika merasa malas langsung cari solusinya.
11.Untuk memotivasi diri, bisa katakan" aku, ikhlas2 dalam hati dan jangan sampai di dengar oleh orang lain).
12.  ilmu yang sesungguhnya adalah sesuatu yang dapat menghantarkan kepada ketundukan dan kerendahan diri di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sifat tawadhu di hadapan manusia
13. Sebelum seorang manusia bekerja & beramal, sebelum seorang muslim melakukan amal-amal yg byk dlm kehidupannya; pertama-tama yang harus dimiliki adl al-fahmu. Sebuah pemahaman yg benar tentang ad-dien, tentang agama ini. Sesudah itu, dia harus punya komitmen untuk melaksanakannya. Dia pun merawat amal itu dengan kesabaran dan memilih yang terbaik dari segala kemungkinan yang terbuka didepannya. (Ust Rahmat Abdullah)

Tentang Tarbiyah Dzatiyah
1. Tarbiyah Dzatiyah adalah ujung tombak untuk memperbaiki diri kita, karena kita tak bisa selalu bersama orang-orang dengan lingkungan yang mendukung
2. Tarbiyah Dzatiyah bisa setiap saat, karena kitalah yang paling mengerti bagaimana diri kita, rahasia kita, kapan kita butuh "pengobatan" atas diri kita.
3. Salah satu saran atarbiyah dzatiyah adalah muhasabah. Muhasabah adalah perkara rahasia hanya antara diri kita sendiri dan Allah. Biasakanlah untuk bermuhasabah secara rutin. Sebelum tidur sejenak bermuhasabah. Jika banyak salah, maka segeralah bertaubat nasuha.
4. Amalan itu rejeki, maka harus diminta dan serius.
5. Apa saja yang harus dimhasabahi:
a. Akidah (keyakinan pada Allah, ini yang perlu dimuhasabahi terlebih dahulu)
b. Muhasabah atas pelaksanaan kewajiban. sholat waktu: apa seadanya, sia2, tidak khusuk, kualitas sholatnya.
amar ma'ruf-nahi mungkar
c. Muhasabah diri atas ketaatan pada Allah: mana yg sudah dilalaikan,dsb
d. Muhasabah atas perbuatan yang lebih baik tidak dikerjakan daripada  dikerjakan. Misal: Fb-an tapi lupa  untuk membaca dan  menamatkan Al-Qur'an, Tidur kebanyakan, bicara kebanyakan, terlalu santai.
e. Muhasabah atas perkara mubah dan wajar. Ngapain melakukan sesuatu tujuannya untuk memperoleh ridho Allah atau hanya untuk apa.
f. Muhasabah atas alaokasi waktu: apa waktu yang kita punya untuk kebaikan, atau sebaliknya.
6. Setelah muhasabah kita akan tahu apa saja kesalahan2 kita, sehingga harus segera bertaubat. Taubat dari segala aib,ketidaksempurnaan pikiran, Amalan. Menunda Taubat= Maksiat kepada Allah, maka segeralah bertaubat.
8. Allah memipin manusia dengan hatinya.


Selasa, 25 Desember 2012

Dan Superman itu sebenarnya Wanita (Muslimah.red).....#3

Assalamualaikum.....
apa kabar semuanya? semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT ya..Aamiin

Well, sore ini Vii ingin menulis dan berbagi sesuatu dengan kalian semua, ya tulisan ini hadir di tengah kegentingan minggu tenang menuju UAS semester 5. Yupz, bukan persiapan Uasx sih yang bikin genting tapi suasana rumah yang benar2 seperti kapal "Titanic" yang mau pecah. Saat minggu tenang seharusnya dimanfaatin buat belajar (baca: ini wajarnya ya) bagi mahasiswa, kenyataanya sungguh berkebalikan. Ada yang liburan, ada yang nyelesaikan sejumlah kegiatan di kampus dan yang ketiga adalah kegiatan yang paling banyak dipilih oleh hampir semua mahasiswa jika ada liburan kuliah. Do you know, what is it guys??? hmmm....yupz, absolutely  it's "PULKAM". Pulkam adalah agenda wajib bin ajaib, kenapa? wajib terutama bagi mahasiswa yang super sibuk dan jarang pulang, waktu libur kuliah selama 1 minggu seperti moment minggu tenang ini adalah hal wajib bagi mereka untuk ber-birrul walidain alias melepas rindu pada kedua orang tua. Bagaimanapun sesibuk apapun kita guys,  mesti nyempetin tuh bertegur sapa dengan kedua orang tua minimal via telepon lah. dan yang kedua moment Pulkam ternyata juga ajaib, kenapa lagi tuh? karena saat  pulkam ini benar2 terencana dan ajaibnya yang katanya sibuk dan banyak amanah di kampus juga bisa pulkam sehingga tak jarang saat ada agenda kampus juga sempat2-nya escape ...hehe, jadi curhat deh.

 Well, back to my main topic. apa hubungannya judul tulisan ini "Dan Superman itu sebenarnya Wanita (Muslimah.red) " dengan pulkam??? 
Tentu saja jawabannya mudah sekali kawan2, karena sosok muslimah yang super hebat itu bisa kita temui saat kita pulkam. Yupz, beliau adalah ibu kita masing-masing. Ibu menggambarkan sosok muslimah yang super hebat itu, bahkan ngalah2-in si super hero "Superman". Wow, koq bisa ya,,?
Jelaslah, kalo si superman itu cuma adanya di dunia fiktif, maka muslimah super itu ada dan hadir ditengah-tengah kita atau mungkin kita sendiri muslimah super itu, InsyaAllah...Aamiin:)
Ada beberapa alasan kenapa seorang muslimah itu Hebat bahkan 1 milyar kali lebih hebat dari Superman, ini nih guys alasannya:
1. Jati diri kita sebagai seorang Muslim 
Satu dari sekian banyak alasan kenapa kita muslim (dalam konteks ini, khususnya muslimah) begitu hebat dan kita wajib mensyukurinya sebagai sebuah nikmat yang luar biasa adalah keislaman dan jati diri kita sebagai seorang muslim. Sebagai satu-satunya agama yang di-ridho-i oleh Allah SWT, Islam adalah prinsip dan jalan hidup bagi seorang muslim. Rambu-rambu yang ada dalam islam menjadi jalan keselamatan bagi mereka yang mengaku islam, beriman, bertaqwa, dan beramal sholeh hanya untuk dan karena Allah SWT. Islam telah menyediakan cara dan peta bagaimana untuk menggapai kebahagiaan dan kesuksesan fid-dunya wal akhirot. Petunjuk itu telah jelas dalam Al-Qur'an dan As-sunnah sebagai pedoman hidup  bagi umat muslim. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. (Hadits Shahih Lighairihi, H.R. Malik; al-Hakim, al-Baihaqi, Ibnu Nashr, Ibnu Hazm. Dishahihkan oleh Syaikh Salim al-Hilali di dalam At Ta’zhim wal Minnah fil Intisharis Sunnah, hlm. 12-13)

Dengan demikian jelaslah bahwa bagi seorang muslim, kita sudah memiliki jati diri kita yang seutuhnya dan bukan hanya itu tujuan dan petunjuk dalam hidup kita pun sudah sangat jelas. Itulah mengapa secara otomatis kita sebagai muslimah begitu hebat karena jati diri keislaman yang kita miliki. Dan sudah sepatutnya-lah, jati diri keislaman kita tersebut bukan sekadar "embel2" semata namun mendasari dan mewarnai kehidupan kita sehari-hari.....InsyaAllah. Guys bisa bayangin gak, betapa banyak wanita di dunia ini terutama di negara2 liberalis yang katanya sudah sedemikian maju, banyak diantara mereka yang krisis identitas. Bahkan masih menjadi objek kapitalis yang tak ubahnya barang komoditas...na'udzubillahi min dzalik. Nah, itu tuh guys salah satu alasan kenapa kita sebagai seorang muslim terutama muslimah dalam konteks ini wajib mensyukuri atas nikmat iman dan islam kita miliki, dan salah satu cara untuk mensyukuri nikmat iman dan islam tersebut, adalah dengan bersungguh-sungguh dalam menjalankan apa yang sudah kita yakini sebagai priinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari serta tak lupa pula untuk menebarkannya di muka bumi...Allahu Akbar. Gimana guys, udah siap kan jadi the super muslimah dengan jati diri keislaman kita?????
2.